Untuk pengguna Avast Antivirus, harap matikan dahulu untuk mengakses web ini. Terima Kasih

Senin, 27 Mei 2013

Bulan Menyimpan Mineral "Alien"


NASAKawah Copernicus seperti dipotret wahana Lunar Reconaissance Orbiter.
Studi yang dilakukan oleh ilmuwan asal China dan Amerika Serikat mengungkap bahwa Bulan memiliki mineral alien. Bukan mineral milik alien makhluk luar angkasa, melainkan mineral yang "diimpor" Bulan dari asteroid atau lainnya.

Mineral yang ditemukan misalnya spinel dan olivine. Asteroid yang berada di tata surya kaya akan jenis mineral tersebut. Di Bulan, mineral ini hanya ditemukan di dasar kawah, seperti kawah Copernicus, Theophylus, dan Thyco. Mineral itu tak pernah ditemukan permukaan Bulan.

Studi yang dipimpin oleh Zhong Yue dari Institute of Remote Sensing Application, Chinese Academy of Science, ini berupaya melakukan pemodelan pembentukan kawah di Bulan oleh asteroid, melihat pengaruh kecepatan tumbukan dan besar kawah pada deposit mineral.

Studi menemukan bahwa 25 persen dari asteroid yang menumbuk Bulan datang dengan kecepatan 43.130 km/jam atau kurang. Kecepatan tersebut memang luar biasa cepat. Namun ilmuwan menduga, kecepatan itu takkan mampu melenyapkan asteroid.

Simulasi lain menunjukkan bahwa dengan kecepatan tersebut di atas material asteroid akan menguap dan tertinggal di kawah tumbukan. Bila kawah cukup besar, sekitar 20 kilometer, material akan mengumpul di dasar kawah.

Berdasarkan simulasi tersebut, ilmuwan menyimpulkan bahwa olivine dan spinel yang terdapat di dasar kawah Copernicus tidak berasal dari Bulan, tetapi dari asteroid yang membentuk kawah selebar 93 kilometer tersebut.

"Kami menyimpulkan bahwa beberapa mineral tak biasa yang ditemukan di dasar kawah tumbukan berasal dari luar, tidak dari Bulan itu sendiri," tulis ilmuwan dalam publikasi di jurnal Nature Geoscience, Minggu (26/5/2013), seperti dikutip AFP di hari yang sama.

Sebelumnya, banyak ilmuwan berpendapat bahwa mineral asing itu berasal dari lapisan dalam Bulan. Pada proses pembentukan kawah besar, tumbukan mampu mengeluarkan material yang semula berada di lapisan dalam Bulan.

Jay Melosh dari Purdue University, yang juga terlibat penelitian ini, mengungkapkan bahwa dengan hasil riset ini pandangan tersebut terbukti salah. "Ini juga mengingatkan ilmuwan untuk tidak memakai kawah Bulan sebagai petunjuk untuk memahami mineral di lapisan dalam Bulan," katanya.

Studi ini juga memicu dugaan menarik. Dipercaya, pada masa-masa awal Bumi, benda langit yang menumbuk Bumi mampu melepaskan dan menghamburkan material Bumi hingga ke antariksa. Material ini dipercaya sampai ke Bulan dengan kecepatan sekitar 2 km/detik.

Erik Aspaug dari Arizona Stae University yang memberikan tanggapan pada studi ini mengatakan bahwa mungkin saja material seperti spinel berasal dari Bumi masa lampau yang dihamburkan dan sampai ke Bulan.

Ada hal lain yang juga lebih menarik. Kemungkinan ada juga material kehidupan awal di Bumi yang dihamburkan ke Bulan lewat mekanisme yang sama. Lewat penelitian atau misi ke Bulan, manusia bisa menemukannya. Mungkinkah nanti manusia mengungkapnya?

Sumber: http://sains.kompas.com/read/2013/05/27/08265457/Bulan.Menyimpan.Mineral.Alien
ANTI KHOERUL FIKRIYYAH Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Sabtu, 25 Mei 2013

Study Banding to HMP Fisika UIN Bandung





Suasana saat acara pembukaan berlangsung.

Sabtu, 18 Mei 2013 Himasaifi mengadakan Study Banding ke HMP Fisika . Study banding ini merupakan salah satu program dari departement PAO. Tujuan diadakannya study banding antara lain  menjalin silaturahmi dengan organisasi di universitas yang dituju, saling mempererat  rasa persaudaraan sebagai sesama organisasi fisika, dan untuk menggarap sistem dan program organisasi dengan landasan study banding organisasi.


Sambutan Ketua Himasaifi
Sambutan Ketua HMP Fisika ()


Pemaparan Proker HMP Fisika
Pemaparan Proker Himasaifi



















Didalam acara study banding ini diaadakan sesi pemaparan program kerja dari masing-masing himpunan masing-masing. Baik dari HMP Fisika selaku tuan rumah, maupun Himasaifi selaku tamu.


       

Pemaparan program kerja berlangsung dengan baik , satu persatu program dari masing-masing himpunan dipaparkan secara detail. Sebelum memaparkan program-programnya baik dari HMP Fisika  maupun dari Himasaifi memperkenalkan nama departement atau bidang serta nama-nam pengurusnya. Diantara program kerja dari tiap bidang/departement HMP Fisika dan Himasaifi terdapat banyak perbedaan , namun terdapat juga persamaannya. Setelah pemaparan proker, dilanjutkan pada sesi diskusi terbuka. Disini semua anggota HMP Fisika maupun Himasaifi diberi kesempatan untuk bertanya. Melalui diskusi terbuka ini dapat saling bertukar informasi ataupun permasalahan yang terdapat didalam himpunan masing-masing. Sehingga melalui diskusi terbuka ini diharapkan adanya gagasan yang mampu menjadi dorongan sebuah himpunan mahasiswa lebih baik.

Ex-Oficio
 
Dept. Adfokom dan Bidang Pers

Selain diskusi terbuka , diteruskan dengan diskusi antar bidang. Sehingga permasalahan yang dibahas akan lebih spesifik.
Dept. Kewirausahaan

Departement PAO


dept. kerohani 
dept. Sosial



Dept. Profjur
Dept. Miba dan  Bid.Kesenian 


























Diskusi antar departement ini berjalan dengan lancar dengan suasana yang semakin cair dan terlihat anggota dari Himasifi dan HMP Fisika semakin akrab. Melalui diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang lebih baik di tiap departementnya. Acara yang terakhir di study banding ini adalah penyerhan cendramata dan foto bersama tiap departement.




penyerahan cendramata baik dari Himasaifi ke HMP Fisika maupun sebaliknya.


Ini adalah langkah awal visi Himasaifi go international. Mudah-mudahan apa yang di dapat distudy banding ini bermanfaat . Aminn..

"organisasi yang baik adalah organisai yang terdiri dari komponen- komponen yang siap untuk bertanggung jawab memimpin dan dipimpin."
ifa nurfaizah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Jumat, 24 Mei 2013

Lima Fakta "Wow" Ledakan Meteor Rusia



KOMPAS.com — Ledakan meteor Rusia yang terjadi pada Jumat (15/2/2013) tak diduga. Saat dunia berkonsentrasi pada asteroid besar yang melewati wilayah Indonesia, 2012 DA14, justru asteroid mini yang menyebabkan petaka, melukai ribuan orang di Siberia, Rusia.

Peristiwa ledakan meteor yang disebabkan oleh asteroid tersebut menyuguhkan beberapa fakta "wow". Berikut beberapa fakta soal peristiwa tersebut seperti diungkapkan astronom amatir Ma'rufin Sudibyo dan dirangkum oleh Kompas.com.

Ukuran asteroid 2 kali rumah tipe 36

Ma'rufin mengatakan, berdasarkan prakiraan terbaru, massa asteroid ini mencapai 10.000 ton. Diperkirakan sebelumnya, massanya 3.000 ton lebih rendah. Diameter asteroid sekitar 17 meter atau setara 2 rumah tipe 36.

Energi ledakan setara 25 bom Hiroshima

Ledakan yang disebabkan asteroid mini itu ternyata besar. Analisis sebelumnya memperkirakan bahwa ledakan yang ditumbulkan 300-400 kiloton TNT. Ternyata, analisis terbaru menunjukkan, ledakan mencapai 500 kiloton TNT atau 25 kali bom Hiroshima.

Jejak asap sepanjang sepertiga Pulau Jawa

Saat asteroid masuk ke atmosfer Bumi dan menjadi meteor, jejak asap ditimbulkan. Asteroid mini yang menyebabkan ledakan meteor Rusia ternyata meninggalkan jejak asap panjang, mencapai 320 km atau sepertiga panjang Pulau Jawa.

10 kali lebih lama berada di atmosfer 

Meteor biasa hanya bertahan di atmosfer selama 1 - 2 detik. Fireball atau meteor terang berada di atmosfer selama 5 detik. Meteor yang meledak di Rusia berada di atmosfer selama 20 detik. Jejak yang ditimbulkannya bertahan hingga 30 menit.

4 kali lebih terang dari purnama

Meteor yang meledak di atmosfer sangat terang. Pengukuran menunjukkan, kecerlangan meteor mencapai 4 kali purnama, magnitudnya mencapai -14. Karena kecerlangannya, meteor ini bisa dilihat di siang bolong.

Jumat dan Sabtu (16/2/2013) lalu bisa dikatakan hari yang langka. Dalam waktu sehari semalam, ada 3 batu angkasa yang melintas di dekat Bumi. Pertama adalah asteroid 2012 DA14, asteroid yang menyebabkan ledakan meteor di Rusia serta batu angkasa yang menyebabkan bola terang di San Francisco Bay pada Sabtu lalu pukul 10.45 WIB.


Sumber : Kompas.com
Delia Noor Wahidah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Jumat, 17 Mei 2013

Eureka! Bilangan Prima Terbesar Ditemukan


KOMPAS.com — Bilangan prima terbesar berhasil ditemukan. Bilangan tersebut punya jumlah digit 17.425.170. Diketahui, bilangan prima merupakan bilangan yang hanya memiliki dua faktor, yakni satu dan bilangan itu sendiri. 

Bilangan prima terbesar tersebut adalah 2 pangkat 57.885.161 minus satu. Bilangan ini mengalahkan bilangan prima terbesar sebelumnya yang ditemukan tahun 2008, yaitu 2 pangkat 43.112.609 minus 1, sepanjang 12.978.189 digit.

Bilangan prima terbesar kali ini ditemukan oleh matematikawan University of Central Missouri, Curtis Cooper. Bilangan prima ini adalah bilangan prima besar ketiga yang berhasil ditemukan oleh Cooper. 

Penemuan bilangan prima terbesar dilakukan lewat upaya kolektif lewat Great Internet Mersenne Prime Search (GIMPS), misi yang dibantu 360.000 prosesor, mengoperasikan 150 triliun penghitungan per detik. Proses pengecekan lewat komputer dilakukan untuk mengonfirmasi penemuan.

Bilangan prima kali ini juga adalah angka ke-48 yang masuk kelas bilangan prima Mersenne, yaitu bilangan prima yang punya bentuk dua pangkat angka tertentu kemudian dikurangi satu. Bilangan prima kelas ini pertama kali didekripsikan oleh biarawan Perancis, Marin Mersenne, 350 tahun lalu. 

George Woltman, pakar ilmu komputer yang turut memprakarsai proyek GIMPS, mengatakan, pencarian bilangan prima sangat menantang. "Ini sama halnya dengan mendaki puncak Everest," katanya seperti dikutip Livescience, Selasa (5/2/2013).

Woltman mengatakan, penemuan bilangan prima bisa dilakukan dengan cara konvensional, membagi suatu bilangan dengan bilangan yang lebih kecil. Namun, cara itu akan memakan waktu sangat lama. "Jika melakukannya dengan cara itu, butuh waktu lebih lama dari umur semesta," katanya.

Matematikawan kini punya strategi untuk menemukan bilangan prima. Mereka menggunakan rumus tertentu. Cooper yang kali ini berhasil menemukan bilangan prima berhak meraih hadiah sebesar 3.000 dollar AS.


Sumber : Kompas.com
Delia Noor Wahidah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Rabu, 15 Mei 2013

Fakta-Fakta Ilmiah Al Quran Terbukti !


Fakta Ilmiah dalam Al Quran telah terbukti kebenarannya yang banyak ditemukan oleh para ilmuwan. Setiap Rasul yang diutus Allah SWT kepada manusia dibekali dengan keistimewaan-keistimewaan yang disebut mukjizat. Mukjizat ini bukanlah kesaktian ataupun tipu muslihat untuk memperdayai umat manusia, melainkan kelebihan yang Allah SWT berikan untuk meneguhkan kedudukan para Rasulnya dan mempertegas seruan (dakwah) mereka agar manusia beriman kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya (tauhid).
Namun mukjizat setiap nabi dan Rasul berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan karakter dan kondisi kaumnya yang menjadi objek dakwah. Lalu, apakah mukjizat Nabi Muhammad saw?
Para ulama sependapat, di antara sekian banyak mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad saw, yang terbesar adalah Alquran. Alquran adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab suci para nabi sebelumnya. Alquran bukan hanya petunjuk untuk mencapai kebahagiaan hidup bagi umat Muslim, tapi juga seluruh umat manusia.
Salah satu keajaiban Alquran, adalah terpelihara keasliannya dan tidak berubah sedikitpun sejak pertama kali diturunkan pada malam 17 Ramadan 14 abad yang lalu hingga kiamat nanti. Otentisitas Alquran sudah dijamin oleh Allah, seperti dalam firman-Nya, “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran, dan Sesungguhnya Kami pula yang benar-benar memeliharanya.” (QS Al-Hijr: 9)
Bukti otentisitas ini adalah banyaknya penghafal Alquran yang terus lahir ke dunia, dan pengkajian ilmiah terhadap ayat-ayatnya yang tak pernah berhenti. Kejaibannya, meski Alquran diturunkan 14 abad lalu, namun ayat-ayatnya banyak yang menjelaskan tentang masa depan dan bersifat ilmiah. Bahkan dengan kemajuan ilmu dan teknologi saat ini, banyak ayat-ayat Alquran yang terbukti kebenarannya. Para ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran itu melalui sejumlah ekperimen penelitian ilmiah.
Berikut beberapa fakta ilmiah Alquran yang dihimpun dari berbagai sumber, di mana berbagai penemuan ilmiah saat ini ternyata sesuai dengan ayat-ayatnya.

1. Fakta tentang besi

1 1
Besi adalah salah satu logam berat yang sangat bermanfaat bagi kehidupan. Dalam Alquran surat Al Hadiid ayat 25 menjelaskan bahwa Allah menurunkan besi yang memiliki kekuatan hebat dan memiliki banyak manfaat bagi manusia.
“Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami turunkan (anzalnaa) besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya, padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.”
Dalam ayat ini, kata “anzalnaa” memiliki arti “kami turunkan” digunakan untuk menunjuk besi. Apabila diartikan secara kiasan kata “anzalnaa” menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia.
Apabila mengartikan kata itu secara harfiah, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit”, maka diperoleh arti bahwa besi diturunkan dari langit. Beberapa ilmuwan telah berhasil membuktikan kebenaran ayat itu. Partikel besi tidak berasal dari bumi melainkan berasal dari benda-benda luar angkasa.
Paling tidak, terdapat sembilan ayat dalam Alquran yang membahas dan menjelaskan tentang besi. Salah satunya, “Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya).” (QS An-Nahl: ayat 81)

2.  Fakta penciptaan berpasang-pasangan

1.1
Surat Yaasin ayat 36 menjelaskan, Allah menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasang. Dalam ayat lain, Allah uga berfirman, “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.” (QS Adz-Zaariyat: 49).
Menurut ayat ini, Allah menciptakan yang berpasangan tidak hanya manusia, melainkan segala sesuatu yang tumbuh dari bumi dan berbagai partikel yang tidak terlihat mata.
Seorang ilmuwan asal Inggris, Paul Dirac, berhasil melakukan penelitian yang membuktikan bahwa materi diciptakan secara berpasangan. Penemuannya dinamakan ‘Parite. Dia memperoleh Nobel di bidang fisika pada tahun 1933 karena penemuannya itu.

3. Fakta tentang garis edar tata surya

1 1
Matahari, planet, satelit dan benda langit lainnya bergerak dalam garis edarnya masing-masing. Alquran surat Al Anbiya ayat 33 dan surat Yaasin ayat 38 menjelaskan mengenai fakta ilmiah itu dan terbukti kebenaranya.
Banyak ayat dalam Alquran yang menjelaskan tentang alam semesta dan tata surya. Beberapa di antaranya seperti:
“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (QS Al Anbiya:33)
“Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS Yaa Siin: 38)
“Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.” (QS Yaa Siin: 39)
“Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” (QS Yaa Siin: 40)
Pengamatan astronomi telah membuktikan kebenaran fakta ini.  Menurut ahli astronomi, matahari bergerak sangat cepat dengan kecepatan mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang dinamakan Solar Apex.
Selain matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Semua bintang yang ada di alam semesta juga berada dalam suatu gerakan serupa.

4. Fakta tentang penciptaan manusia dalam 3 tahap

1 1
Dalam Alquran surat Az Zumar ayat 6 dijelaskan, manusia diciptakan dalam tubuh ibunya dalam tiga tahapan.
“Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?”
Perkembangan ilmu Biologi modern telah berhasil mengungkap petunjuk dari ayat itu. Pertumbuhan bayi di dalam rahim melewati tiga tahap (tiga kegelapan). Alquran menggunakan istilah ‘kegelapan’ karena memang proses penciptaan manusia dalam perut ibu terjadi di dalam rahim yang gelap. Tahap-tahap itu, pertama, tahap Pre-embrionik, zigot tumbuh membesar melalui pembelahan sel kemudian menjadi segumpalan sel yang membenamkan diri pada dinding rahim. Seiring pertumbuhan zigot, sel-sel penyusunnya mengatur diri mereka sendiri untuk membentuk tiga lapisan.
Kedua, tahap Embrionik yang berlangsung lima setengah minggu. Bayi pada tahap ini disebut “embrio”. Organ dan sistem tubuh bayi juga mulai terbentuk.
Ketiga tahap fetus yang dimulai sejak kehamilan bulan 8 hingga lahir. Pada tahap ini bayi telah menyerupai manusia dengan wajah, kedua tangan dan kakinya.

5. Fakta tentang jenis kelamin bayi

1 0
Hasil penemuan ilmu genetika abad 20 menjelaskan bahwa jenis kelamin seorang bayi ditentukan oleh air mani dari pria. Dalam air mani pria terdapat kromosom x yang berisi sifat-sifat kewanitaan dan kromosom y berisi sifat kelaki-lakian. Sedangkan dalam sel telur wanita hanya mengandung kromosom x yang mengandung sifat-sifat kewanitaan. Jenis kelamin seorang bayi tergantung pada sperma yang membuahi, apakah mengandung kromosom x atau y.
Alquran telah menjelaskan fakta itu dalam surat An Najm ayat 45-46, “Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan.”
Sebelum penemuan itu diperoleh, masyarakat menganggap bahwa penentu jenis kelamin berasal dari wanita.

6. Fakta tentang sidik jari manusia

1 0
Setiap manusia memiliki ciri sidik jari yang unik dan berbeda antara satu orang dengan lainnya. Keunikan sidik jari baru ditemukan pada abad 19. Sebelum penemuan itu, sidik jari hanya dianggap sebagai lengkungan biasa yang tidak memiliki arti.
Alquran surat Al Qiyaamah ayat 3-4 menjelaskan tentang kekuasaan Allah untuk menyatukan kembali tulang belulang orang yang telah meninggal, bahkan Allah juga mampu menyusun kembali ujung-ujung jarinya dengan sempurna.
QS Al Qiyamah ayat 3-4:
“Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?”
“Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.”
7. Fakta tentang menyusui bayi selama 2 tahun
Air susu ibu atau ASI sangat bermanfaat bagi bayi. ASI adalah sumber makanan terbaik bagi bayi dan mengandung zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tidak ada susu buatan manusia yang mampu menandingi kualitas ASI.
Alquran surat Luqman ayat 14 menganjurkan manusia untuk berbuat baik kepada ibu bapaknya, ibunya telah mengandung dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Surat ini menjelaskan bahwa waktu yang terbaik untuk memberikan ASI bagi seorang bayi adalah 2 tahun karena memberikan banyak manfaat.
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.  Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.”

8. Fakta tentang relativitas waktu

1 0
Albert Einstein pada awal abad 20 berhasil menemukan teori relativitas waktu. Teori ini menjelaskan bahwa waktu ditentukan oleh massa dan kecepatan. Waktu dapat berubah sesuai dengan keadaannya. Beberapa ayat dalam Alquran juga telah megisyaratkan adanya relativitas waktu ini, di antaranya dalam Alquran surat Al Hajj ayat 47, surat As Sajdah ayat 5 dan Alquran surat Al Ma’aarij ayat 4.
“Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (QS Al Hajj: 47)
“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.” (QS As Sajdah:5)
“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.” (QS Al Ma’arij:4)
Beberapa ayat Alquran lainnya menjelaskan, manusia terkadang merasakan waktu secara berbeda, waktu yang singkat dapat terasa lama dan begitu juga sebaliknya.

9. Fakta tentang gunung

1 0
Gunung tidak hanya memperindah pemandangan. Dikaji dari ilmu geologi, gunung berfungsi sebagai penyeimbang bumi dari goncangan. Gunung  muncul karena tumbukan lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip ke bawah sedangkan  lempengan yang lemah melipat ke atas membentuk dataran tinggi dan gunung.
Alquran menjelaskan fungsi gunung dalam beberapa ayat di antaranya dalam surat Al Anbiyaa ayat 21 dan surat An Naba’ ayat 6-7. Gunung diibaratkan sebuah paku yang menjadikan lembaran kayu tetap saling menyatu.
“Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka, dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.” (QS Al Anbiya:31)
“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung sebagai pasak?,” (QS An Naba’: 6-7)

10. Fakta tentang dasar lautan yang gelap

1 0
Manusia tidak mampu menyelam di laut dengan kedalaman di bawah 40 meter tanpa peralatan khusus. Dalam sebuah buku berjudul Oceans juga dijelaskan, pada kedalaman 200 meter hamper tidak dijumpai cahaya, sedangkan pada kedalaman  1000 meter  tidak terdapat cahaya sama sekali.
Kondisi dasar laut yang gelap baru bisa diketahui setelah penemuan teknologi canggih. Namun Alquran telah menjelaskan keadaan dasar lautan semenjak ribuan tahun lalu sebelum teknologi itu ditemukan. Alquran surat An Nur ayat 40 menjelaskan mengenai fakta ilmiah ini.
“Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun.” (QS An Nuur: 40).
ANTI KHOERUL FIKRIYYAH Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Senin, 13 Mei 2013

Perputaran Bumi di Antara Al Qur'an dan Sains



Perputaran Bumi di Antara Al Quran dan Sains



Semenjak pertama kali manusia diturunkan ke muka bumi, ia berkeyakinan bahwa bumi—di mana ia tinggal di atas permukaannya—tidak bergerak atau stabil. Menurut dugaan mereka, benda langit yang bergerak adalah matahari, di mana gerakannya menyebabkan terjadinya malam dan siang dan pergantian antara keduanya.
 
Selanjutnya, dengan kemajuan sains dan teknologi, para ilmuwan melalui bantuan satelit-satelit buatannya yang dilengkapi alat pemotret dapat mengetahui posisi bumi yang sebenarnya dalam sistem tata surya. 
 
Berdasarkan gambar yang diambil, mereka mendapatkan kesimpulan bahwa anggota tata surya seluruhnya bergerak secara terus-menerus. Matahari bergerak berdasarkan orbitnya dalam gugusan bima sakti. Planet-planet bergerak mengelilingi matahari sesuai dengan orbitnya, disamping berputar secara sendiri-sendiri.
 
Bumi sebagai salah satu planet yang berada dalam gugusan bintang matahari, ikut bergerak mengelilingi matahari yang menghabiskan waktu selama setahun, dan menyebabkan peristiwa perubahan musim yang empat; musim dingin, musim semi, musim panas dan musim gugur. Sebagaimana ia berputar dengan sendirinya yang menyebabkan terjadinya malam dan siang.
 
Gerakan bumi dan planet-planet yang lain, baik dalam garis edarnya sendiri atau dalam mengelili bintang yang lebih besar darinya tunduk pada hukum alamiah (baca: sunatullah) tertentu yang tidak mungkin terjadi karena suatu kebetulan. Semua benda langit saling terkait dengan benda langit yang lainnya karena adanya gaya gravitasi yang dimilikinya dan daya elektrik-magnetik yang melingkupinya.
 
Al-Qur'an secara menakjubkan telah mengisyaratkan gerakan bumi ini dalam berbagai ayatnya, salah satunya adalah ayat 88 surah An-Naml. Allah SWT berfirman: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan."
 
Ayat di atas menunjukkan kepada persepsi keliru yang dianut sebagian orang yang berpendapat bahwa gunung-gunung itu diam dan tak bergerak. Dalam ayat ini, bahkan Allah SWT menegaskan bahwa gunung-gunung yang ada di muka bumi ini, seluruhnya bergerak dengan gerakan seperi gerakannya awan. Perumpamaan gerakan gunung dengan gerakan awan, dalam ayat di atas memiliki pengertian bahwa gerakan gunung tidak terjadi karena dirinya sendiri, tetapi ia bergerak karena ada yang menggerakannya, sebagaimana udara menggerakkan awan. 
 
Bumilah yang telah bergerak, sehingga gunung-gunung yang ditancapkan di atasnya turut bergerak. Hal ini sebagaimana diisyaratkan oleh Al-Qur'an dalam surah Yasin, ayat 40. Allah SWT berfirman:
"Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya."
 
Ayat di atas, menunjukkan bahwa malam tidak akan dapat mendahului siang. Sedangkan orang Arab pada waktu Al-Qur'an diturunkan mengatakan bahwa siang tidak akan dapat mendahului malam.

Dalam ayat ini, Allah SWT tidak menafikan perkataan mereka, namun melengkapinya dengan menegaskan bahwa malam pun tidak dapat mendahului siang. Karenanya, maksud dari ayat itu, berarti terjadinya malam dan siang pada waktu yang bersamaan di atas permukaan bumi. Di mana hal ini tidak mungkin terjadi, kecuali jika bumi bergerak dan berputar. Disebabkan perputaran ini, terjadi pergantian malam dan siang. (Ensiklopedi Petunjuk Sains dalam Al-Qur'an dan Sunnah/DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal/rol)

sumber : 
http://www.jurnalhajiumroh.com/post/dunia-islam/perputaran-bumi-di-antara-al-quran-dan-sains
ifa nurfaizah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Sabtu, 11 Mei 2013

Gerhana Matahari 10 Mei di Indonesia Berlangsung Hampir 3 Jam


 
 Ilustrasi

Liputan6.com, Jakarta : Sebagian wilayah Indonesia akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian (GMS) pada Jumat 10 Mei 2013 pagi hari. Namun, di Samudra Pasifik, Australia, Singapura, dan Filipina bagian Selatan, akan terjadi Gerhana Matahari Cincin (GMC).

Peneliti Observatorium Bosscha Moedji Raharto mengungkapkan, sebagian kota-kota di Indonesia dapat menyaksikan gerhana Matahari itu antara selama 1 menit di Pekanbaru, hingga 2 jam 44 menit di Jayapura. Bila langit cerah, di Pekanbaru berkesempatan mengamati GMS antara pukul 06.08–06.09 WIB. Di Tanjung Pinang, sekitar 17 menit antara pukul 05.58–06.15 WIB.

"Di Jambi selama 14 menit antara jam 06.02–06.16 WIB, di Bengkulu 8 menit antara jam 06.11-06.19 WIB, di Palembang 19 menit antara jam 06.00WIB-06.19 WIB, di Bandar Lampung 22 menit antara jam 06.00-06.19 WIB, Pangkal Pinang 25 menit antara jam 05.53-06.19 WIB. Sedangkan di Padang, Banda Aceh, dan Medan tidak dapat menyaksikan GMS 10 Mei 2013," paparnya, Kamis (9/5/2013).

Di Pulau Jawa, jelasnya, berkesempatan mengamati gerhana Matahari Sebagian kurang dari 1 jam. Seperti di Jakarta, hanya berkesempatan mengamati GMS sekitar 30 menit, antara pukul 05.55-06.25 WIB.

"Di Serang 26 menit antara jam 05.58-06.25 WIB, di Bandung 33 menit antara jam 05.58-06.25 WIB, di Yogyakarta 47 menit antara jam 05.43-06.30 WIB, di Semarang 47 menit antara jam 05.42-06.29 WIB, di Surabaya 58 menit antara jam 05.33-06.31 WIB," lanjut Moedji.

Untuk di Bali, NTB, dan NTT, sambungnya, dapat mengamati gerhana Matahari Sebagian ini lebih dari 1 jam. Seperti di Denpasar selama 1 jam 10 menit, antara pukul 05.25-06.35 WIB. Di Mataram selama 1 jam 15 menit, antara pukul 05.21-06.36 WIB, dan di Kupang selama 1 jam 52 menit antara pukul 04.54-06.46 WIB.

"Di Pulau Irian Jaya mencapai 2 jam lebih. Misalnya di Jayapura selama 2 jam 44 menit antara jam 04.37-07.21 WIB, Sorong selama 2 jam 13 menit antara jam 04.42-06.55 WIB. Begitupula di Ambon selama 2 jam 13 menit antara jam 04.38-06.51 WIB, dan di Ternate selama 1 jam 55 menit antara jam 04.50-06.45 WIB.

Sedangkan di Pulau Kalimantan, gerhana Matahari Sebagian akan mencapai lebih dari 1 jam, kecuali di Pontianak 41 menit antara pukul 05.37-06.18 WIB, di Palangkaraya 1 jam 5 menit antara pukul 05.22-06.27 WIB, di Banjarmasin 1 jam 7 menit antara jam 05.22-06.29 WIB, dan di Samarinda 1 jam 22 menit antara jam 05.07-06.29 WIB.

Sementara, di Pulau Sulawesi gerhana Matahari Sebagian akan terjadi lebih dari 1,5 jam. Seperti di Manado selama 1 jam 49 menit antara pukul 04.51-06.40 WIB, di Gorontalo selama 1 jam 47 menit antara pukul 04.50-06.37 WIB, di Kendari 1 jam 52 menit antara pukul 04:49-06:41 WIB, di Makassar selama 1 jam 33 menit antara pukul 05.04-06.37 WIB, di Mamuju 1 jam 31 menit antara pukul 05.03-06.34 WIB, dan di Palu selama 1 jam 37 menit antara pukul 04.56-06.33 WIB. (Mut)


Sumber : Liputan 6

Semoga bermanfaat ^^
Dini Fauziah Gufron Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Jumat, 10 Mei 2013

Kilatan Cahaya Terlihat di Langit Tokyo, UFO?



KOMPAS.com - Kilatan cahaya terang atau bola api (fireball) terlihat di langit Tokyo pada Senin (6/5/2013) dini hari. Beberapa warga Jepang memotret dan mengunggah foto dan video kilatan cahaya itu di forum Sonotaco.jp.

Bola api tepatnya terlihat pada pukul 03.58 waktu setempat, Senin kemarin. Kilatan cahaya begitu terang, mencapai magnitud -9,2 atau 1/25 kecerlangan Bulan. Kilatan bermula dari ketinggian 138 km di atas permukaan laut dan menghilang pada ketinggian 119 km.

Apa gerangan kilatan cahaya terang tersebut? Apakah kilatan cahaya itu menandai kedatangan makhluk luar angkasa dengan kendaraannya? Atau, kilatan cuma bentuk fenomena biasa terkait hujan meteor?

Menurut astronom amatir Ma'rufin Sudibyo, Selasa (7/5/2013), kilatan cahaya terang tersebut terkait dengan hujan meteor Eta Aquarids. Hujan meteor Eta Aquarids memuncak pada Sabtu (4/5/2013) hingga Senin (6/5/2013) dini hari.

"Analisis pendahuluan yang saya lakukan memperlihatkan kilatan cahaya itu adalah meteor-terang alias fireball dan kemungkinan besar menjadi bagian remah-remah komet Halley yang menampak sebagai hujan meteor eta Aquarids," kata Ma'rufin.

"Dengan asumsi densitas 0,8 g/cc, maka meteor-terang itu berasal dari segumpal meteoroid seberat sekitar 170 kg (diameter 75 cm) yang melejit pada kecepatan 66 km/detik dan mengangkut energi setara 95 ton TNT," tambahnya.

Menurut Ma'rufin, kilatan cahaya cenderung berasal dari meteoroid karena sudah lenyap pada ketinggian 106 km. Jika berasal dari asteroid, maka kilatan cahaya baru akan lenyap pada ketinggian sekitar 50 km.

Ma'rufin menuturkan, berdasarkan peristiwa ini, meteor yang bersumber dari komet sebenarnya tak perlu dikhawatirkan. Kecuali jika ukurannya melebih 50 meter, sebenarnya atmosfer Bumi masih bisa memusnahkannya.


Sumber : Kompas.com
Delia Noor Wahidah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Minggu, 05 Mei 2013

6 Penemuan Hebat Ilmuwan Islam yang Dilupakan Sejarah Dunia


ANTI KHOERUL FIKRIYYAH Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Jumat, 03 Mei 2013

Ilmuwan Ciptakan Robot Terbang Terkecil di Dunia


WASHINGTON, KOMPAS.com — Ilmuwan dari Harvard University di Amerika Serikat menciptakan robot terbang terkecil pertama di dunia. Robot yang cuma punya berat 80 mg tersebut dibuat untuk membantu penyerbukan tanaman pertanian serta membantu upaya penyelamatan. 

Robot yang dibuat dengan bahan carbon fibre itu punya "otot" elektrik yang mampu bergerak cepat untuk mendukung gerakan sayapnya. Uji coba telah dilakukan dan gerakan sayap mencapai 120 kali kepakan per detik. 

Pengembangan robot terbang terkecil ini memakan waktu 12 tahun. Pada uji coba terbang yang dilakukan tim Harvard, robot sudah mampu melakukan manuver termasuk melayang-layang di udara selama lebih kurang 20 detik.

Tentang pengembangan robot, ilmuwan mengaku terinspirasi kemampuan lalat. "Lalat menunjukkan kemampuan aerobatik paling menakjubkan di alam dengan otak mereka yang kecil," ungkap Sawyer Fuller, peneliti post-doktoral yang terlibat studi.

"Kemampuan lalat melebihi apa yang dapat kita lakukan dalam mengembangkan robot. Jadi, kami hendak mempelajari biologinya lebih baik dan mengaplikasikan pada pekerjaan kita," sambung Fuller seperti dikutip AFP, Jumat.

Keberhasilan pembuatan robot itu dipublikasikan di jurnal Science, Jumat (3/5/2013). Robot yang telah dibuat ini dinamai RoboBee. Video RoboBee terbang dapat dilihat pada video berikut.




Sumber : Kompas.com

Delia Noor Wahidah Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.