Untuk pengguna Avast Antivirus, harap matikan dahulu untuk mengakses web ini. Terima Kasih

Rabu, 13 Januari 2016

PERJUANGAN MENYAPA NEGERI KANGGURU DI AKHIR TAHUN




Khoerun Nisa Syaja’ah, Mahasiswa  Fakultas Sains dan Teknologi ini dalam detik detik terakhir perjuangannya demi  menyandang  gelar S.Si  di jurusan Fisika berhasil meraih sebuah beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama yaitu MORA SCHOLARSHIP, program tersebut bernama Student Mobility Program, yakni beasiswa berupa kegiatan training di luar negeri, Australia. Lebih tepatnya di University Of Western Of Australia, dan di Curtin University. Perth.




Wanita yang lebih akrab disapa “Icha” ini mengawali perjuangannya dari tahapan seleksi berkas berupa lampiran IPK > 3,3 nilai bahasa inggris, essay bahasa inggris, curiculum vitae, dll. Kemudian seleksi berkas mengeliminasi jumlah mahasiswa pendaftar untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu berupa tes interview bahasa inggris, yang awalnya 4147 pendaftar kemudian diseleksi berkas menjadi kurang lebih 127 orang disetiap enam universitas islam negeri di Indonesia.
Proses interview dilaksanakan di enam Universitas Islam di Indonesia , yaitu di Uin Syarif Hidayatullah Jakarta untuk mahasiswa dari PTKI daerah Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Banjarmasin, Pontianak. Uin Sunan Kalijaga, Jogjakarta untuk mahasiswa daerah Jawa Tengah, Yogyakarta. Uin Sunan Alaudin Makasar untuk daerah Sulawesi dan sekitarnya, Uin Sunan Ampel Surabaya untuk mahasiswa daerah Jawa Timur dan NTB, Uin Sumatera untuk daerah Medan dan sekitarnya serta Uin Palembang, untuk daerah Palembang dan sekitarnya.
Peserta yang lolos tes interview dari UIN Bandung awalnya mencapai 12 orang, yaitu 1 orang dari Fakultas Saintek, 6 org dari Fakultas Tarbiyah, 2 orang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 2 orang dari Fakultas Adab, dan 1 orang dari Fakultas Syariah dan Hukum. Setelah penulis mengetahui mengenai kantitas berupa peminat dan pemenang, timbulah pertanyaan penutup.

“Lalu, dari UIN Bandung yang berhasil lolos pada tahap seleksi akhir menjadi berapa orang?”

“Yang lolos pada tahap selanjutnya sekaligus menjadi perwakilan Uin Bandung hanya dua orang saja, yaitu saya dan Siti Kasmila dari Fakultas Dakwah jurusan Pengembangan Masyarakat Islam.” Jawab Icha penuh percaya diri.

        Berikut cerita perjuangan wanita berkacamata bulat ini saat ditemui di fakultas Saintek, beberapa hari sebelum keberangkatannya meninggalkan Indonesia. Mau tau pengalaman disana seperti apa? Terus kunjungi website kami di www.himasaifi.com.
 

               
               


himasaifi Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Rabu, 06 Januari 2016

SAMBUT TAHUN 2016 DENGAN PENUH OPTIMIS



     

    Sebagai generasi muslim yang tetap harus eksis di tengah arus kehidupan global sekarang ini, tentu kita tidak lantas hanya ikut arus. Kita harus tetap punya prinsip sendiri dalam menyikapi kehidupan, termasuk dalam menyambut datangnya pergantian tahun. Ikut menyambut datangnya pergantian tahun pada hakekatnya tidak ada larangan tegas baik menyangkut tahun baru Muharram maupun tahun baru Masehi yang dalam sejarahnya memang dicetuskan oleh tokoh non muslim. Kebolehan itu didasarkan pada kemafhuman bahwa tahun baru Masehi sudah berlaku umum dan tidak lagi diidentikkan dengan satu agama tertentu. Dalam kemasan ini tentu acara penyambutan tersebut tidak boleh mengandung unsur ritual keagamaan atau pengkultusan dan pemujaan.
     Hal lain yang harus diperhitungkan pada penyambutan tahun baru adalah unsur kemanfaatan dan kemadharatan. Marilah kita gunakan ajang pergantian tahun ini sebagai tahun untuk bermuhasabah atau mengevaluasi diri sendiri. Lalu hasil muhasabah itu kita jadikan bahan refleksi untuk acuan langkah di 2016 yang akan kita jalani. Apa yang sudah kita capai sejauh ini, apa yang harus diperbaiki dari setahun ke belakang, apa pula yang ingin kita capai setahun ke depan. Dengan itu, semoga kita semakin termovitasi untuk meninggalkan apa yang buruk di tahun lalu, dan semakin memperbaiki upaya untuk pencapaian yang lebih baik di tahun 2016 mendatang.
    Untuk itu, kami keluarga besar Himpunan Mahasiswa Sains Fisika mengucapkan Selamat Tahun Baru 2016, keep Do the best, be the best, get the best. **








himasaifi Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.